Kamis, 04 Juni 2020

Kewirausahaan

Tugas Kewirausahaan                                                                  Medan,    Juni 2020

KERIPIK OPAK IBU SUARTIK


Dosen Penanggungjawab:

Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si

Disusun Oleh :

               Grace Rama Novelyta Br Sembiring               

191201120

HUT 2C

 


 


 

PROGRAM STUDI KEHUTANAN

FAKULTAS KEHUTANAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2020


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, atas berkat dan rahmatNya penulis dapat melaksanakan tugas Mata Kuliah Kewirausahaan ini dengan baik. Tujuan penulisan laporan ini ialah sebagai tugas yang telah diberikan dan harus diselesaikan di Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara. Adapun judul laporan ini adalah “Keripik Opak Ibu Suartik”.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen penanggungjawab Mata Kuliah Kewirausahaan Dr. Agus Purwoko, S.Hut , M.Si karena telah memberikan materi pembelajaran dengan baik dan benar. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada asisten yang telah memberikan bimbingan dan arahan selama penulis membuat laporan ini.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari penggunaan tanda baca, penulisannya dan bentuk penyajiannya . Oleh karena itu, penulis akan meghargai setiap saran dan kritik yang diberikan dari berbagai pihak dalam upaya untuk memperbaiki laporan ini. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembacanya.

 

 

                                                                                         Medan,       Juni 2020

 

 

 

 

                                                                                                                Penulis

                                                                       

                                                                          i

 

DAFTAR ISI

                     Halaman

KATA PENGANTAR........................................................................................... i

DAFTAR ISI ........................................................................................................  ii

BAB I

Latar Belakang............................................................................................... 1

Profil Usaha Narasumber................................................................................ 2

BAB II

Kesuksesan Narasumber................................................................................. 3

BAB III

Teknik Usaha Narasumber.............................................................................. 4

Pendekatan Kreatif Narasumber.................................................................... 4

BAB IV

Kesimpulan..................................................................................................... 5

Saran............................................................................................................... 5

DAFTAR PUSTAKA


                                                                        ii




                                                          BAB I

Latar Belakang

Usaha mikro atau kecil merupakan salah satu unit usaha yang memiliki peran penting dalam perkembangan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Dengan adanya sector usaha mikro ini, pengangguran menjadi berkurang. Tumbuhnya usaha mikro menjadikannya sebagai sumber pertumbuhan kesempatan kerja dan pendapatan. Dengan banyak menyerap tenaga kerja berarti usaha mikro mempunyai peran strategis dalam upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dan pengangguran. Usaha mikro atau kecil dan Menengah mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja dan pendistribusian hasil-hasil pembangunan.

Dalam krisis ekonomi yang terjadi di negara kita sejak beberapa waktu yang lalu, dimana banyak usaha berskala besar yang mengalami stagnansi bahkan berhenti aktifitasnya, sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terbukti lebih tangguh dalam menghadapi krisis tersebut. Mengingat pengalaman yang telah dihadapi oleh Indonesia selama krisis, kiranya tidak berlebihan apabila pengembangan sektor swasta difokuskan pada UMKM, unit usaha ini sering terabaikan karena produksinya dalam skala kecil dan belum mampu bersaing dengan unit usaha lainnya. UMKM berperan dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi pasca krisis moneter di saat perusahaan-perusahaan besar mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya.

Pada umumnya pengusaha UMKM tidak menganggap suatu informasi tentang usaha merupakan suatu hal yang penting sehingga mereka mengabaikan informasi akuntansi tentang usaha mereka. Sementara untuk mencapai keberhasilan suatu usaha informasi akuntansi juga memiliki peranan yang penting. Informasi akuntansi dapat menjadi dasar yang andal bagi pengambilan keputusan-keputusan dalam pengelolaan usaha kecil,antara lain keputusan pengembangan pasar, penetapan harga, dan lain-lain. Selain itu juga pengelolaan keuangan perlu diperhatikan. Hal ini diperlukan guna dapat memisahkan keuangan untuk keperluan pribadi dan keuangan untuk keperluan usaha. Ada juga beberapa keterbatasan lain yang dihadapi oleh UMKM dalam melakukan pencatatan akuntansi. Antara lain kurangnya disiplin namun rajin dalam melakukan pembukuan karena latar pendidikan yang tidak mengenal akuntansi, hingga tidak adanya dana untuk mempekerjakan akuntan atau membeli software akuntansi untuk mempermudah pelaksaan dalam pencatatan akuntansi.

Profil usaha Narasumber



Usaha ini didirikan oleh seorang ibu yang bernama Suartik. Ibu Suartik memiliki 4 orang anak. Dari usaha keripik opak inilah Ibu suartik dapat menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam mengelola usaha ini, Ibu Suartik di bantu oleh 2 anak laki lakinya dan 11 orang pekerja lainnya. Alamat usaha keripik ini berada di Jalan Lapangan Golf, Kecamatan Pancur Batu. Jam kerja usaha ini dimulai dari jam 08.00 – 17.00 WIB dan istirahat  jam 12.00, akan tetapi jika pekerjaan sudah selesai sesuai dengan target yang telah ditentukan, maka pekerja sudah bisa berhenti dan juga pulang.




BAB II

Kesuksesan Narasumber

Usaha ini berdiri di tahun 1979 dengan memproduksi keripik opak biasa. Pada tahun 2012, usaha ini mengalami kemunduran dan bangkrut, karena banyaknya opak mereka yang hilang dari halaman itu dikarena mereka hanya menutup keripik yg telah dijemur dan membiarkan di halaman penjemuran. Setelah kemunduran itu, ibu Suartik terus berpikir bagaimana untuk bangkit. Dan akhirnya Bu Suartik mendapatkan inovasi baru yaitu dengan membuat variasi opak yang baru, yaitu opak bumbu yang bumbunya didapat dari rempah rempah. Pabrik ini kembali bangkit dengan memproduksi keripik opak bumbu yang berbeda dari sebelumnya. Keripik opak Bu Suartik ini sudah pernah menerima pesanan untuk dikirim ke beberapa Negara tetangga, salah satunya Malaysia




BAB III

Teknik Usaha Narasumber

Teknik Usaha ini terdiri beberapa tahap. Tahap pertama ialah perebusan, ubi yang sudah di rebus dicampurkan dengan bumbunya seperti cabe, daun sop, garam, dan penyedap rasa. Tahap kedua yaitu pengilingan, adonan digiling dengan menggunakan mesin pengilingan. Tahap Ketiga yaitu setelah adonan di giling, adonan tersebut di press/ tekan dengan menggunakan mesin press agar adonannya menjadi rapat. Tahap Keempat yaitu pencetakan, adonan yang sudah di press, dicetak dengan menggunakan mesin cetakan. Setelah itu, keripik yang sudah di cetak diletakkan di atas tampah untuk di jemur. Setelah kering, keripik dimasukkan ke dalam karung dengan bobot 25 kg dan siap untuk dipasarkan.




















Pendekatan Kreatif Narasumber

Pendekatan kreatif yang dilakukan Ibu Suartik ialah dengan merekrut pekerjanya di daerah sekitar tempat tinggalnya. Ibu Suartik menjual keripik opaknya terlebih dahulu kepada orang orang yang ada di lingkungan sekitarnya. Setelah itu, Ibu Suartik menjual keripik opaknya kepada warung warung kecil di daerah tempat tinggalnya. Ibu Suartik ini mengayomi orang orang yang ada lingkungan sekitarnya agar mereka tidak pengangguran sehingga dengan bekerja di tempat Ibu Suartik ini mereka dapat membiayai anak anaknya untuk bersekolah.



BAB IV

Kesimpulan

Perjuangan yang dialami oleh Ibu Suartik ini bisa dijadikan sebagai motivasi bagi para kaum muda untuk bisa berusaha menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Ibu Suartik ini memulai usahanya dengan motivasi agar bisa menyekolahkan anak anaknya sampai ke tingkat pendidikan yang tinggi. Usaha ini masih berjalan sampai saat ini dan sudah diteruskan oleh anak anak dari Ibu Suartik ini. Para kaum muda tidak perlu lagi mencari pekerjaan melainkan membentuk lapangan pekerjaan itu sendiri. Kesejahteraan suatu negara dapat tercapai apabila jumlah entrepreneur dalam suatu negara besar atau banyak.

Saran

Sebaiknya kita lebih menumbuhkan karakter berwirausaha dalam diri sendiri. Karakter berwirausaha bisa terbentuk dan tumbuh melalui pembelajaran dan pengajaran yang kita dapatkan baik melalui orang tua, media social ataupun lingkungan sekitar. Menjadi seorang wirausaha juga harus dapat mengetahui peluang peluang yang ada untuk menciptakan lapangan usaha.

 


DAFTAR PUSTAKA

http://eprints.ums.ac.id/58321/3/BAB%20I.pdf (Diakses pada tanggal 01 Juni 2020, 13.30 WIB).

http://digilib.unila.ac.id/4568/14/BAB%201.pdf (Diakses pada tanggal 02 Juni 2020, 10.00 WIB).

http://repository.wima.ac.id/4486/2/BAB%201.pdf (Diakses pada tanggal 02 Juni 2020, 14.00 WIB).

 



34 komentar:

  1. Thanks,bisa jadi referensi

    BalasHapus
  2. Mantap buat usaha rumahan ini👍

    BalasHapus
  3. Wah blognya menarik sekali kak jadi pengen buka usaha😊

    BalasHapus
  4. Wah saya sering mesen keripik juga disini

    BalasHapus
  5. Duh jd pengen pesan kripiknya deh, mantap juga blognya 👍

    BalasHapus
  6. Mantap kak. Semangat terus jungkook bersamamu 😁

    BalasHapus